Takalar // Timeindoesia.com – Dari ruang pemerintahan ke ruang akademik, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Daeng Manye hadir sebagai narasumber dalam kegiatan perkuliahan yang digelar di Sport Hall Fakultas Teknik Unhas, Makassar, Rabu (12/8/2026).
Kehadiran Bupati Takalar tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung dari seorang pemimpin daerah mengenai kepemimpinan, tantangan pembangunan, serta pentingnya mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Di hadapan mahasiswa Fakultas Teknik Unhas, Daeng Manye mendorong generasi muda untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, kreativitas dan kemampuan beradaptasi.
Menurutnya, mahasiswa merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, sejak berada di bangku kuliah, mahasiswa perlu membiasakan diri berpikir kritis, berani menyampaikan gagasan serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus berani bermimpi besar. Jangan takut menghadapi tantangan. Ilmu yang diperoleh di kampus harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Daeng Manye.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan. Kepemimpinan, kata dia, harus dibangun melalui proses, pengalaman, kedisiplinan, tanggung jawab dan keberanian mengambil keputusan.
Daeng Manye mengajak mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring. Menurutnya, kolaborasi antara kampus, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
“Jangan hanya menjadi orang yang mencari pekerjaan. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan memberikan solusi,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa mendapat kesempatan berdialog dan menyampaikan berbagai pertanyaan kepada Daeng Manye, mulai dari persoalan kepemimpinan, pembangunan daerah, tantangan generasi muda hingga kesiapan menghadapi dunia profesional.
Bagi Daeng Manye, kesempatan hadir di lingkungan kampus bukan sekadar memenuhi agenda sebagai narasumber. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan suntikan semangat kepada mahasiswa agar berani mengambil peran dalam pembangunan.
Ia berharap mahasiswa Fakultas Teknik Unhas dapat terus mengembangkan kompetensi dan menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang nantinya dapat memberikan kontribusi bagi daerah maupun bangsa.
Dari ruang pemerintahan ke ruang kuliah, pesan Daeng Manye sederhana: masa depan bangsa membutuhkan generasi muda yang berilmu, berkarakter, berani bermimpi dan siap mengambil peran. (Haris ombel)

































