Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:36 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Jagat media sosial di Kabupaten Ogan Ilir digemparkan oleh unggahan yang beredar luas di grup Facebook Berita Viral Ogan Ilir. Unggahan tersebut memuat dugaan perbuatan asusila yang disebut melibatkan seorang oknum perangkat desa yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Talang Seleman, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam unggahan tersebut, disertakan foto seorang pria disertai narasi yang menuding oknum Sekdes Desa Talang Seleman diduga melakukan perbuatan asusila terhadap seorang perempuan yang disebut berstatus yatim piatu.

Unggahan itu juga menyinggung adanya dugaan pemberian “uang perdamaian” senilai Rp6 juta kepada pihak korban, yang diklaim terjadi akibat intimidasi serta adanya perlindungan dari oknum pejabat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, korban saat ini diduga telah berusia cukup umur. Namun demikian, publik menyoroti adanya dugaan bahwa hubungan antara korban dan terduga pelaku telah berlangsung sejak korban masih berada di bawah umur.

Dugaan inilah yang kemudian memicu kemarahan publik, meskipun peristiwa tersebut baru mencuat ke ruang publik setelah korban dinyatakan dewasa.

Tak hanya itu, unggahan di media sosial tersebut juga menuding adanya pembiaran dari Kepala Desa hingga aparat kecamatan. Namun hingga berita ini diterbitkan, seluruh tudingan tersebut masih sebatas klaim sepihak di media sosial dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Saat mendatangi kediaman Kepala Desa Talang Seleman, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Melalui istri Kepala Desa, tim media mendapat keterangan bahwa Kepala Desa sedang keluar rumah dan tidak membawa telepon genggam, serta belum dapat dipastikan kapan akan kembali.

Sebelumnya, tim media juga telah berkoordinasi dengan Camat Payaraman untuk menyampaikan maksud konfirmasi. Camat Payaraman sempat mengarahkan agar tim media menghubungi Bendahara Desa Talang Seleman bernama Somad. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp kepada yang bersangkutan tidak mendapatkan respons.
Tim media kemudian mencoba mendatangi kediaman korban yang berinisial (D).

Namun rumah korban dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah tersebut telah tidak ditempati sekitar satu minggu terakhir. Warga menyebut korban diduga berada di Palembang dan sudah lama tidak terlihat di lingkungan Desa Talang Seleman.

Berdasarkan kondisi tersebut, tim media menduga korban memilih meninggalkan desa untuk sementara waktu, diduga karena faktor trauma psikologis, rasa malu, atau demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Namun dugaan ini masih memerlukan klarifikasi langsung dari pihak korban maupun pendamping hukumnya.

Yang menjadi sorotan publik, dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya telah dimuat klarifikasi dari pihak Kepala Desa, Sekdes, hingga Camat Payaraman. Namun dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan pernyataan langsung dari pihak korban. Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, karena informasi yang beredar dinilai cenderung menampilkan pembenaran sepihak, termasuk klaim bahwa persoalan telah selesai secara damai.

Publik pun mempertanyakan kejelasan status hukum kasus tersebut, mengingat dugaan peristiwa yang mencuat berkaitan dengan perempuan muda yang disebut berstatus yatim piatu dan diduga melibatkan relasi yang dimulai sejak usia rentan. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum agar segera turun tangan melakukan penyelidikan secara
profesional, transparan, dan berkeadilan.

Redaksi menegaskan bahwa setiap orang berhak atas asas praduga tak bersalah. Namun demikian, demi mencegah berkembangnya informasi liar serta untuk menjamin perlindungan terhadap pihak yang diduga menjadi korban, aparat penegak hukum diharapkan segera memberikan kejelasan hukum atas kasus yang kini menjadi sorotan publik tersebut.

Media ini akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi lanjutan setelah diperoleh keterangan resmi dari aparat berwenang maupun dari pihak korban.

Tim

Berita Terkait

Komitmen Polsek Bosar Maligas Tak Pernah Padam: Mahasiswa Pengedar Sabu Dibekuk Dini Hari, Jaringan Batu Bara Dibidik
Lawan Kapal Trawl Diduga Langgar Undang-Undang Perikanan, 37 Nelayan Desa Raja Bejamu Rohil & 4 Wartawan: 12 Diperiksa, 4 Jadi Tersangka!”
Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Bandar Licin Dikejar Sampai Perladangan, Akhirnya Tertangkap!
Masalah Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Beres, Jangan Buat Orang Lain Jadi Korban Fitnah!
Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan di Organisasi Pers, Siapa yang Akan Menjaga Nama Baik Media?
Skandal Narkoba dan Pemalsuan Dokumen Mengguncang Dunia Pers, Apakah Ada Keadilan untuk Publik?
Mantan Penyidik Handal Baru Menjabat, Kanit Reskrim IPDA Bolon Hot Situngkir Langsung Berhasil “Melipat” Dua Pengedar Sabu 4,6 Gram
Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:30 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti World Congress on Probation and Parole 2026 di Bali, Perkuat Transformasi Pemasyarakatan Berbasis HAM

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Razia Gabungan Bersama APH, Lapas Narkotika Pematangsiantar Perkuat Komitmen Zero Halinar Sambut HBP ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 19:39 WIB

Dua PLTBg Ini Jadi Andalan PalmCo Tekan Biaya Energi di Tengah Gejolak Global

Rabu, 15 April 2026 - 15:21 WIB

Tudingan Narkoba dan Penipuan di Lapas Pematangsiantar Dipastikan Hoaks, Eks Warga Binaan Siap Jadi Saksi dan Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 10:26 WIB

Gegap Gempita di Lapangan Merdeka, Mayjen TNI Dody Triwinarto Resmi Pimpin Pasukan Petarung Pattimura

Senin, 13 April 2026 - 22:09 WIB

HBH Akbar Masyarakat Melayu Indonesia, Bertekad Besarkan dan Majukan Melayu

Senin, 13 April 2026 - 21:38 WIB

Ahli Agraria : Aturan Penyerahan 20 Persen Tanah Belum Jelas dan tidak Dapat Dilakukan Tanpa ada Ganti Rugi dari Negara

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”

Berita Terbaru