Medan —
Menyikapi maraknya peredaran video di media sosial yang mengeklaim adanya aktivitas terlarang di dalam lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Medan, Andi Surya, secara tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Karutan saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di ruang kerjanya pada Senin (14/9/2026). Beliau menegaskan bahwa narasi dan visual yang disebarkan dalam video tersebut sama sekali tidak berdasar, tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Jika kita lihat video itu, keberadaannya tidak jelas. Apalagi bentuk dan kondisi lokasinya sama sekali tidak menyerupai blok hunian di Rutan Kelas I Medan,” ujar Andi Surya.
Lebih lanjut, Karutan mengungkapkan bahwa setelah melakukan penelusuran mendalam dan pemeriksaan menyeluruh ke setiap blok hunian, oknum yang tampak dalam video viral tersebut sama sekali tidak dikenal dan tidak tercatat sebagai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Medan.
Pihak Rutan telah menyisir seluruh area hunian dan memastikan oknum dalam video tidak berada di dalam rutan. Rutan Kelas I Medan Komitmen Bersih Narkoba. Ketegasan ini mengacu pada arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak Agus Andrianto yang menegaskan bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku narkoba di seluruh lapas dan rutan di Indonesia.
Sebagai bentuk transparansi institusi, Andi Surya turut mengajak rekan-rekan media dan masyarakat untuk proaktif melakukan pengawasan serta melaporkan segala bentuk pelanggaran. Pihaknya berjanji akan langsung menindak tegas oknum yang terbukti bersalah tanpa kompromi.
“Jika ada laporan miring terkait Rutan Kelas I Medan, laporkan saja langsung kepada kami agar segera ditindak tegas,” tutupnya.(rel)
(Kontributor : Novian)

































