Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:05 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBOLGA, 5 September 2026 —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan. Kali ini, Lapas Sibolga mendorong pengembangan budidaya ikan nila dan lele melalui kolaborasi dengan Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga serta Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Pendampingan dan Pembinaan Kemandirian Ketahanan Pangan Perikanan Ikan Nila dan Lele Sistem Kolam Tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKS bersama Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga telah dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Sementara itu, kerja sama dengan Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga dilaksanakan pada 3 September 2026.

Kerja sama lintas sektor ini menjadi langkah strategis Lapas Sibolga dalam memanfaatkan lahan kosong di lingkungan Lapas agar lebih produktif sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, mengatakan pengembangan budidaya perikanan merupakan bentuk nyata dukungan Lapas Sibolga terhadap program Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin lahan yang ada di lingkungan Lapas tidak hanya menjadi ruang kosong, tetapi dapat dimanfaatkan secara produktif. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mendapatkan keterampilan yang bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Tri Purnomo.

Menurut Tri Purnomo, pembinaan kemandirian tidak cukup hanya memberikan kegiatan kepada warga binaan. Pembinaan harus mampu menghasilkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja yang memiliki nilai manfaat setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Karena itu, budidaya ikan nila dan lele akan diarahkan sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Warga binaan dilibatkan dalam proses budidaya dengan pendampingan teknis dari mitra, sehingga mereka dapat memahami tahapan pengelolaan perikanan secara langsung.

Mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, pemeliharaan, pengelolaan kualitas air hingga proses panen menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dapat membentuk keterampilan dan sikap kerja warga binaan.

“Harapannya, keterampilan yang diperoleh di Lapas nantinya dapat dikembangkan secara mandiri. Jadi, ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki pilihan untuk memanfaatkan keahlian tersebut sebagai salah satu sumber penghasilan,” jelasnya.

Keterlibatan pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam program ini juga menjadi nilai penting. Dukungan pemerintah daerah diharapkan memperkuat aspek pengembangan ketahanan pangan, sementara perguruan tinggi dapat memberikan pendampingan berbasis pengetahuan dan teknologi perikanan.

Ke depan, Lapas Sibolga berencana meningkatkan skala budidaya dengan menambah jumlah kolam ikan. Selain kolam tanah, kolam terpal juga akan dipertimbangkan sebagai alternatif untuk memperluas kapasitas produksi dengan menyesuaikan ketersediaan lahan.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek produksi. Lapas Sibolga juga membuka peluang agar hasil budidaya dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan kemandirian yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan demikian, lahan pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga dapat menjadi ruang produktif untuk menghasilkan pangan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang memiliki keterampilan.

Melalui sinergi antara Lapas Sibolga, pemerintah daerah dan dunia pendidikan, program ini diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang semakin produktif, edukatif dan berkelanjutan.

Dari lahan yang sebelumnya kosong, Lapas Sibolga menanamkan keterampilan. Dari keterampilan, dibangun kemandirian. Dan dari kemandirian, dipersiapkan warga binaan untuk kembali memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim Humas Lasiga)

Berita Terkait

Polisi Dinilai Lamban, Komplotan Penembak Rumah Osama dan Pelaku Percobaan Pembunuhan Belum Juga Ditangkap
Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat, Polres Sergai Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni bagi Bilal Mayat
Lapas Sibolga Gelar Bakti Sosial, Bantu Pulihkan SDN 152983 Hutanabolon 1 Pascabanjir
​Lebih dari Sekadar Pemimpin: Sentuhan Humanis Farianda Putra Sinik Kobarkan Semangat Peserta UKW Dewan Pers
Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?
Menyingkap Sisi Gelap Penggunaan Gadget bagi Kesehatan dan Hubungan Manusia
Bang Fen: Menjaga Sehat, Rajin Ibadah dan Merawat Kebahagiaan Bersama Keluarga hingga Penghujung Waktu
Klarifikasi Resmi: Karutan Kelas I Medan Tegaskan Video Aktivitas Terlarang di Rutan Tidak Benar dan Tanpa Dasar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

POLSEK TIGAPANAH BERSAMA TIM GABUNGAN GELAR PATROLI TERPADU ANTISIPASI KARHUTLA DI KECAMATAN MEREK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Daeng Manye: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:06 WIB

KAPOLRES KARO PIMPIN SERTIJAB DI MAPOLRES KARO IPTU FERI GALINGING JABAT KASAT LANTAS KARO YANG BARU AKP ANDITA SITEPU PROMOSI JADI KAPOLSEK TIGALINGGA KABUPATEN DAIRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:41 WIB

Fidiel Castro Minta Evaluasi Kepala SD-SMP Negeri, Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:33 WIB

DALAM MENYAMBUT HARI JADI HUMAS POLRI YANG KE-75 HUMAS POLRES KARO GELAR DONOR DARAH 17 KANTONG DARAH BERHASIL DIKUMPULKAN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:52 WIB

PRAJURIT TRI BUI SAKTI DUKUNG KESIAPSIAGAAN NASIONAL LEWAT LATIHAN FREE FALL

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Berita Terbaru