Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:55 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA–

Gerombobolan preman bersenjata diduga pimpinan DP Cs, secara brutal melancarkan aksi penembakan, pelemparan bom molotov dan pembakaran di lingkungan padat penduduk di kawasan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Akibat kebrutalan gerombolan preman bersenjata itu, seorang anggota Ormas FKPPI Abima Satria Cipta mengalami  luka tembak, satu rumah rusak ditembaki berikut dua kantor FKPPI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan yang diperoleh awak media, Selasa (07/07/2026), peristiwa itu terjadi, Minggu malam (5/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB berawal dari datangnya belasan preman bertopeng bersenjata tajam, benda menyerupai senjata api dan bom molotov ke Jalan Gerilya, Dusun IV, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tanjung Morawa dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: LP/B/262/VII/2026/SPKT dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Menurut sumber, mengacu pada kronologi kejadian, pelapor Abima Satria Cipta bersama beberapa saksi sedang berada di rumah Osama Junior bin Husen ketika situasi yang semula tenang mendadak berubah menjadi kegaduhan.

Gerombolan preman itu langsung mengepung rumah dan mencari keberadaan Osama Junior sambil meneriakkan “bunuh dia”.

Menyadari situasi yang dinilai sangat membahayakan, Osama bersama korban berusaha menyelamatkan diri.

Namun, upaya tersebut justru diikuti pengejaran oleh para pelaku yang diduga sambil melepaskan sejumlah tembakan terukur.

Dalam laporan yang disampaikan ke kepolisian, salah satu tembakan dilaporkan mengenai bagian pinggang pelapor hingga menyebabkan korban mengalami luka.

Aksi tersebut tidak berhenti di situ. Setelah diduga gagal “menghabisi” Osama orang yang dicarinya, para preman disebut kembali melepaskan tembakan membabi buta ke arah rumah Osama yang kaca jendela pecah dan mengalami kerusakan.

Seorang yang diduga terlibat teridentifikasi
berinisial Gr warga Desa Tanjung Baru,
berhasil diamankan dalam amuk massa.(red)

Tidak hanya itu, gerombolan itu juga bergerak menyasar ke kawasan pajak diduga berupaya membakar kantor sekaligus lokasi sarana olahraga Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa.

Sumber manambahkan, para preman juga melemparkan sejumlah bom molotov dan menyiramkan bahan bakar yang dibawanya ke area tersebut dengan maksud menciptakan kebakaran yang lebih besar.

Api sempat menyala dan menimbulkan kepanikan. Namun, berkat kesigapan warga sekitar yang segera berdatangan ke lokasi, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan menghanguskan bangunan.

Insiden itu memicu kemarahan warga. Massa yang berdatangan kemudian melakukan perlawanan terhadap para preman yang berusaha melarikan diri.

Dalam situasi tersebut, seorang preman yang diduga terlibat dan teridentifikasi berinisial Garong warga Desa Tanjung Baru, berhasil diamankan setelah berlangsungnya amuk massa, yang selanjutnya diserahkan kepada aparat kepolisian Polsek Tanjung Morawa yang tiba di lokasi kejadian.

Aksi brutal gerombolan preman tersebut membuat warga sekitar diliputi keresahan.

Aksi penembakan yang disertai dugaan percobaan pembunuhan Osama dan pembakaran dengan siraman bahan bakar dan bom molotov di kawasan permukiman dinilai telah menebar teror dan mengganggu rasa aman masyarakat.

Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap seluruh pelaku, motif penyerangan, serta menindak tegas otak pelaku yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kini masyarakat menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian agar bergerak cepat menangkap gerombolan preman yang diduga pimpinan DP cs itu.

Warga juga mendesak jajaran Polda Sumatera Utara, Polresta Deli Serdang, dan Polsek Tanjung Morawa untuk mengusut tuntas perkara ini, menangkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang sah, serta mengembalikan rasa aman bagi masyarakat yang kini dihantui kekhawatiran akibat aksi kebrutalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian belum mengumumkan identitas maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sementara Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Whisnu Hermawan Februanto yang dikonfirmasikan melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. via pesan WA, Selasa (07/07/2026) pukul 13.34 Wib, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban.(tim)

Berita Terkait

Pemkab Takalar Launching Bantuan Pangan Beras Bulog, 36.924 Keluarga Jadi Penerima
Mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar Siap Dorong Digitalisasi UMKM dan Pembangunan Desa di Bontokassi
Puskesmas Mangarabombang sukses menggelar ajang Awards Tahun 2026 
Pemkab Takalar Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD, Fokus pada Efisiensi Fiskal dan Lima Agenda Pembangunan
Kabid disKominfo Kab Takalar Ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H: 
Bupati Takalar Sampaikan Pesan Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Takalar Teladani Akhlak Rasulullah
Bupati Takalar Daeng Manye Berdialog Petani Garam Di Desa Cikoang 
Bupati Daeng Manye Letakkan Batu Pertama di kantor Kecamatan Laikang

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:41 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:32 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal di Malam Hari, Polda Aceh Diminta Segera Menyegel

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:56 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Senin, 1 Juni 2026 - 23:26 WIB

Negara Dinilai Kalah oleh Korporasi, PT Hopson Aceh Industri Kembali Beroperasi Meski Status Perizinan Belum Tuntas

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:02 WIB

Limbah Raib di Tengah Desakan Investigasi, Warga Khawatir Penyelesaian Kasus Lingkungan Berakhir Tanpa Kejelasan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:41 WIB

Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Didesak Tidak Lagi Membiarkan Dugaan Pembangkangan PT Rosin Chemicals Indonesia Berlarut-larut

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Sekpri Wabup Sumedang Mengaku Dicekik dan Diikat dalam Dugaan Penyiksaan

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:48 WIB