Husaini nappu

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:07 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO // Timeindonesia.com – Sebuah kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan mencuat di Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Korban yang diketahui berinisial SM, berstatus sebagai pemuda Karang Taruna sekaligus operator Pemadam Kebakaran (Damkar) Desa Tuju, menjadi sasaran pemukulan di dalam gudang pupuk, Selasa malam (25/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

 

Kejadian berlangsung di lokasi gudang pupuk wilayah Dusun Tamanroya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dipanggil masuk ke dalam bangunan milik terduga pelaku yang disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Tuju. Pintu kemudian ditutup rapat saat peristiwa berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tempat kejadian perkara (TKP) hadir sekitar empat orang. Saksi menyebut pemukulan dilakukan oleh berinisial SR sementara tiga orang lainnya yang teridentifikasi bernama AS, AR dan B turut berada di lokasi.

Kronologi menyebutkan, saat korban dan seorang rekannya berada di TKP, SM langsung dipukul. Sementara itu, Rekannya justru ditodong senjata tajam jenis badik serta diancam agar tidak ikut campur atau melaporkan kejadian tersebut.

Kasus ini memicu kekhawatiran warga karena melibatkan figur yang mencalonkan diri sebagai pimpinan desa dan menggunakan kekerasan serta ancaman senjata tajam di tempat tertutup. Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, apakah kasus ini sudah dilaporkan oleh korban.

( Haris Ombel )

Berita Terkait

Drs. Muhammad Rusli, M.M. Sampaikan Ucapan HUT RI ke-81, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Semangat Kemajuan
Fakta Mengejutkan di Balik Putusan Bebas Terdakwa Dugaan Pelecehan Seksual 
BASRI LEWAIMANG RESMI DITETAPKAN DPO NARKOTIKA
Takalar Peringati Hari HUT RI ke-81 Digelar Lapangan Makkatang Daeng Sibali Takalar
Bupati Takalar Daeng Manye Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Dugaan Proyek Siluman di Bulukunyi Menguat, Aparat Penegak Hukum Diminta Periksa Sumber Material
Bupati Takalar Hadiri PKKMB Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Tahun 2026
Dandim 1426/Takalar Paparkan Peran TNI AD Dukung Pembangunan dan Program Pemerintah Lewat Siaran Radio 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:47 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Selamatkan APBN dari Dugaan Material Tanpa Legalitas PT Horas Bangun Persada

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Berita Terbaru

Nasional

Senin, 31 Agu 2026 - 21:07 WIB