Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan

TIME INDONESIA

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Seorang aktivis Ekonomi di Aceh, Mukhlisin, S.E menyampaikan kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh yang dinilai tidak efisien dalam pengelolaan anggaran. Ia menilai terdapat indikasi pemborosan di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. (27/4)

Menurut Mukhlisin, penyelenggaraan perayaan hari ulang tahun Kota Banda Aceh yang menghabiskan anggaran sekitar Rp10 miliar dinilai tidak tepat sasaran. Ia berpendapat bahwa kegiatan tersebut lebih bersifat seremonial dan kurang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kebijakan pemerintah kota belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan. Kebutuhan dasar masyarakat disebut belum menjadi prioritas utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan perekrutan sekitar 40 konten kreator yang masing-masing disebut menerima honorarium sekitar Rp7 juta per bulan. Kebijakan ini dinilai menimbulkan pertanyaan terkait urgensi dan relevansinya terhadap kondisi keuangan daerah saat ini. Mukhlisin turut mengungkapkan adanya dugaan tingginya frekuensi perjalanan dinas wali kota ke luar daerah maupun luar negeri yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pengawasan lebih lanjut.

Di sisi lain, anggaran pokok pikiran (pokir) DPRK Banda Aceh disebut mengalami peningkatan signifikan, dari Rp40 miliar menjadi Rp89 miliar. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya kepentingan tertentu dalam pengalokasian anggaran tersebut.

Ia juga menyoroti adanya keterbatasan anggaran di sejumlah dinas, yang bahkan berdampak pada kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasional dasar, termasuk penyediaan alat tulis kantor. Dalam pandangannya, kondisi keuangan daerah yang belum stabil seharusnya mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam penggunaan anggaran, bukan justru mengalokasikannya pada kegiatan yang dinilai kurang berdampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Mukhlisin mendesak aparat penegak hukum untuk turut mengambil langkah konkret. Ia meminta Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh) dan Kejaksaan Tinggi Aceh (Kejati Aceh) agar melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap penggunaan anggaran tersebut, guna memastikan tidak adanya pelanggaran hukum serta menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Sebagai penutup, Mukhlisin juga meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Ia turut mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan seniman, untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. (Rel)

Berita Terkait

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Mengenal Diana Putri Amelia: Anggota DPRA Termuda yang Tempa Karakter Wakil Rakyat Lewat Olahraga Menembak
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Bunda Illiza, Tunjukkan Mental Harimaumu untuk Penegakan Syariat Islam di Banda Aceh
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:56 WIB

Kurang dari 24 Jam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curanmor ‎

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:59 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Kamis, 3 September 2026 - 15:32 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Rabu, 2 September 2026 - 17:15 WIB

Hardikda ke-67 di SMAN 1 Badar: Dari Gotong Royong hingga Panggung Budaya Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:02 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:51 WIB