Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2

TIME INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:53 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat dan memastikan tanggung jawab penuh terhadap para korban insiden ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 rute Sabang–Banda Aceh. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry, Ardhi Ekapaty, dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Dalam keterangannya, Ardhi menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas insiden yang menimpa para korban. Ia menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, pendampingan maksimal, serta dukungan penuh bagi keluarga yang mendampingi selama masa pemulihan berlangsung.

“Pertama-tama kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi pada KMP Aceh Hebat 2. Pikiran dan perhatian kami saat ini tertuju kepada para korban yang sedang menjalani perawatan serta keluarga yang mendampingi mereka. ASDP bertanggung jawab penuh atas penanganan medis, pendampingan, serta kebutuhan lainnya selama proses pemulihan,” ujar Ardhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ardhi, sejak menerima laporan kejadian, manajemen ASDP langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menjadikan penanganan korban sebagai prioritas utama. Langkah cepat dilakukan mulai dari aktivasi prosedur tanggap darurat kapal, pemberian pertolongan pertama, evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, hingga koordinasi intensif dengan rumah sakit, regulator, otoritas pelabuhan, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Hingga saat ini, kondisi para korban terus dipantau secara ketat oleh tim medis RSUDZA. ASDP memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan kesehatan maksimal sesuai kondisi masing-masing, termasuk tindakan operasi, observasi medis, hingga perawatan intensif bagi korban yang membutuhkan pengawasan khusus. Tidak hanya itu, perusahaan juga terus memfasilitasi kebutuhan keluarga korban agar dapat mendampingi proses penyembuhan secara optimal.

Di sisi lain, ASDP turut memberikan apresiasi kepada tenaga medis RSUDZA, petugas pelabuhan, serta seluruh unsur yang bergerak cepat saat proses evakuasi berlangsung. Menurut Ardhi, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan korban dan mempercepat penanganan pasca-insiden.

ASDP juga menegaskan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang sedang dilakukan pihak berwenang guna mengetahui penyebab pasti ledakan di kamar mesin kapal. Perusahaan berkomitmen bersikap terbuka, kooperatif, dan menjadikan hasil investigasi sebagai dasar evaluasi menyeluruh terhadap penguatan aspek keselamatan operasional di masa mendatang.

“Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama ASDP. Kami akan terus hadir mendampingi korban dan keluarga hingga proses pemulihan berjalan baik. Hasil investigasi nantinya juga akan menjadi bahan evaluasi penting agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegas Ardhi.

Di tengah perhatian publik terhadap insiden tersebut, ASDP memastikan pelayanan penyeberangan tetap berjalan dan perusahaan akan terus meningkatkan standar keamanan pelayaran. Harapan besar kini tertuju pada kesembuhan seluruh korban, agar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarga masing-masing.

Berita Terkait

Mengenal Diana Putri Amelia: Anggota DPRA Termuda yang Tempa Karakter Wakil Rakyat Lewat Olahraga Menembak
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Bunda Illiza, Tunjukkan Mental Harimaumu untuk Penegakan Syariat Islam di Banda Aceh
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri
Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan
Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:32 WIB

Wawako Tinjau Salah Satu Stand Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:30 WIB

Mabicab Takalar Suntik Semangat Peserta Jamnas, Pesan Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:18 WIB

Transformasi Digital, Inspektorat Takalar Luncurkan SIGAP-SKBT untuk Permudah Layanan ASN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Kelurahan Patte’ne Jadi yang Tercepat Rampungkan PBB-P2 100% di Takalar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:28 WIB

Dhea Anggraeni Bertambah Usia, Kebahagiaan dan Doa Mengalir untuk Putri Tercinta Ketua Satgas DPD IPK Kota Medan Romi Ardianto

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kodim 0203/Lkt Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026,Pererat Kebersamaan dan Memperkuat Persatuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:07 WIB

Korban Menanti Keadilan, Kapolda Sumut Didesak Evaluasi Kapolsek Medan Baru dan Jajarannya

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:38 WIB

Potensi Abuse of Power pada Desk Ketenagakerjaan Polri

Berita Terbaru