Bupati Takalar Daeng Manye Berdialog Petani Garam Di Desa Cikoang 

Husaini nappu

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:08 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR // Timeindinesia.com– Teriknya matahari pesisir Desa Cikoang tidak menyurutkan langkah Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, untuk menanggalkan sekat birokrasi dan berjalan langsung di atas pematang tambak. Didampingi camat Laikang Marwan SE, kepala desa Cikoang Zainuddin Johan dan petani garam.Senin (25/8/2028)

Di tengah hamparan air asin dan kilau kristal garam, ia berdiri berdampingan dengan para petani penggarap. Bukan untuk berpidato di atas podium, melainkan merangkul hangat para pekerja lokal, melihat dari dekat tetesan peluh mereka, sekaligus menggali urat nadi ekonomi kerakyatan yang menjadi penopang hidup warga setempat.

Suasana cair langsung terasa ketika Bupati Daeng Manye memulai dialog interaktif penuh keakraban. Tanpa canggung, ia melontarkan pertanyaan mendasar yang menunjukkan kepedulian nyata: mulai dari jumlah petak tambak yang dikelola per keluarga, durasi siklus produksi, hingga angka pasti hasil panen dalam sekali petik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan jemput bola ini membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk melihat persoalan secara utuh, bukan sekadar lewat laporan di atas kertas meja kerja ber-AC.

Dari dialog tersebut, terungkap sebuah siklus kerja keras yang bergantung penuh pada alam.

Salah seorang petani garam memaparkan bahwa dalam kondisi normal tanpa hambatan cuaca ekstrem, garam rakyat di Cikoang dapat dipanen secara berkala setiap tiga hari sekali. Di balik angka tersebut, tersimpan cerita tentang ketekunan tinggi, kekuatan fisik, dan kerentanan sektor garam yang sangat bergantung pada kebaikan cuaca demi menjaga asa dapur tetap ngebul.

Menanggapi realitas itu, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Takalar tidak boleh hanya berorientasi pada beton dan infrastruktur semata. Pemerintah harus hadir secara nyata di tengah denyut nadi ekonomi warganya.

Sektor garam dipandang sebagai mutiara tersembunyi yang membutuhkan sentuhan kebijakan strategis agar mampu bertransformasi, memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar, dan menyejahterakan para petambak secara adil.

Kepala desa Cikoang Zainuddin Johan Apresiasi kepada Bupati takalar atas kehadirannya di petani garam di desa cikoang di bawah terik matahari yang cukup panas.

“kehadiran kepala daerah di tengah kepungan panasnya tambak garam memberikan secercah harapan baru dan semangat baru bagi petani garam”. Ujarnya.

Komunikasi dua arah yang terbangun hari itu membuktikan bahwa komitmen kepemimpinan Daeng Manye bukanlah slogan semata, melainkan manifestasi dari semangat pemerintah untuk bergerak aktif, mendengarkan jeritan rumput, dan memastikan negara hadir di setiap jengkal kehidupan rakyatnya. ( Haris ombel )

Berita Terkait

Bupati Daeng Manye Letakkan Batu Pertama di kantor Kecamatan Laikang
Bulog Sumut Pastikan 52,17 Juta Kg Beras Aman sebagai Cadangan Strategis Pangan
SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG
Kuasa Hukum Minta Propam Polres Padang Sidimpuan Serius Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Aiptu DWS
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian 813 Karyawan
Mantan Deputi Menpora Inpektur Upacara Bendera HUT RI DPW IMO Indonesia Sumut
Dandim Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Medan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Fakta Mengejutkan di Balik Putusan Bebas Terdakwa Dugaan Pelecehan Seksual 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:29 WIB

BASRI LEWAIMANG RESMI DITETAPKAN DPO NARKOTIKA

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Takalar Peringati Hari HUT RI ke-81 Digelar Lapangan Makkatang Daeng Sibali Takalar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Takalar Daeng Manye Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Dugaan Proyek Siluman di Bulukunyi Menguat, Aparat Penegak Hukum Diminta Periksa Sumber Material

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Bupati Takalar Hadiri PKKMB Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dandim 1426/Takalar Paparkan Peran TNI AD Dukung Pembangunan dan Program Pemerintah Lewat Siaran Radio 

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Inovasi “PASSIRIKA BOS” Tembus Panggung Nasional, Daeng Manye Terima detiktimur Awards 2026

Berita Terbaru