UGL Gelar Yudisium FKIP 2025; Mahasiswa Diharapkan Menjadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 17:57 WIB

50284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka yudisium Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11). Acara berlangsung khidmat dan penuh haru di halaman kampus FKIP UGL, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan mahasiswa dari berbagai program studi secara resmi dikukuhkan sebagai sarjana. Acara yudisium merupakan proses akhir akademik sebelum para lulusan diwisuda dan dilepas ke masyarakat untuk mengabdi sesuai bidang keilmuannya. Proses pengukuhan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan FKIP Dr. Abu Bakar, M.Si., Wakil Dekan Dr. Indra Utama, M.Pd., dan sejumlah anggota senat fakultas yang hadir dalam barisan kehormatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dekan FKIP Dr. Abu Bakar, kegiatan yudisium memiliki makna penting bagi institusi maupun mahasiswa itu sendiri, karena menunjukkan bahwa para peserta telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik dengan baik. Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga integritas dan terus menebarkan manfaat di tengah masyarakat.

“Kita tidak hanya mencetak lulusan untuk mendapatkan ijazah, melainkan untuk mencetak pendidik yang bisa memberikan perubahan nyata di lingkungan masing-masing,” ujar Dr. Abu Bakar dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Humas UGL, Sudirman, S.Pd., M.Pd. Dalam wawancara terpisah, ia mengatakan bahwa yudisium bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari proses pengabdian yang sebenarnya sebagai alumni UGL.

“Para lulusan harus menjadi agen perubahan positif. Apa yang mereka pelajari selama kuliah harus diterapkan di masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan lokal,” ujar Sudirman.

Acara yudisium juga diramaikan dengan prosesi pengalungan medali dan pembacaan nama-nama mahasiswa yang lulus. Suasana semakin hangat ketika para lulusan saling memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama dosen serta orang tua yang hadir. Tangis haru dan tawa kebahagiaan mewarnai momen tersebut.

Universitas Gunung Leuser sendiri telah dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak tenaga pendidik profesional, khususnya di wilayah Aceh Tenggara. FKIP menjadi salah satu fakultas unggulan dengan berbagai prodi seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dengan diselenggarakannya yudisium ini, para lulusan diharapkan siap berperan aktif dalam pembangunan pendidikan, baik di daerah asal mereka maupun di wilayah lain yang membutuhkan. Masyarakat Aceh Tenggara kini menaruh harapan besar agar para sarjana baru ini dapat menjadi teladan, pelopor perubahan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi antara mahasiswa, dosen, dan jajaran fakultas. Momen ini menjadi catatan bersejarah dalam perjalanan akademik mereka, sebagai bukti bahwa usaha dan ketekunan dapat mengantarkan siapa saja menuju kesuksesan.

Yudisium FKIP UGL 2025 menjadi langkah awal bagi mereka yang siap mengabdi, demi terwujudnya pendidikan yang lebih baik di Tanah Leuser dan Indonesia secara luas.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara
Bersama Bhayangkari, Kapolres Aceh Tenggara Ulurkan Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir
Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan
Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang
Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat
Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara
Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:08 WIB

Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WIB

Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi

Senin, 28 September 2026 - 21:29 WIB

Tak Terima Dugaan Serangan di Medsos, 63 Advokat FORSILA Adukan Oknum Pengacara FL ke Polda Sumut

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Menyingkap Sisi Gelap Penggunaan Gadget bagi Kesehatan dan Hubungan Manusia

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Air Mata di Tepi Jalan Kota Medan: Ketika Karung Lusuh Nek Aminah Tak Cukup untuk Sepiring Nasi

Minggu, 27 September 2026 - 19:24 WIB

Unhas Jajaki Peluang Daerah Cikoang di Takalar sebagai Kawasan Pengembangan Maritim Terintegrasi

Minggu, 27 September 2026 - 06:08 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terbaru